Angka Kematian Bayi dan Kematian Ibu Menurun

JAKARTA, katalampung.com - Kasus angka kematian bayi dan angka kematian ibu mengalami penurunan dalam rentang waktu tiga tahun 2015-2017. Kasus kematian bayi pada tahun 2015 sebanyak 33.278, 2016 sebanyak 32.007 dan pada tahun 2017 pada semester I sebanyak 10.294 bayi.

Angka Kematian Bayi dan Kematian Ibu Menurun
Foto: Layanan Kesehatan Lebih Baik Bagi Masyarakat, Sumber: Kementerian Kesehatan RI

Keterangan itu disampaikan pada acara jumpa pers tentang Penjelasan Nota Keuangan dan Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2018 di Kantor Pusat Direktorat Jendral Pajak, Jakarta (17/8).

Melalui siaran pers oleh Kominfo (28/8) capaian kinerja Kemenkes tentang capaian kinerja Kementerian Kesehatan RI seperti capaian di lingkup program Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang meliputi penurunan angka kematian bayi dan angka kematian ibu.

Kinerja Kemenkes melalui imunisasi dengan program Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) bergulir selama dua tahun ini. Pada tahun 2015 Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sebanyak 4.139.903 bayi dan meningkat pada tahun 2016 menjadi 4.361.072. pada semester I tahun 2017 bayi yang mengikuti Imunisasi Dasar Lengkap mencapai 1.773.440.

Pemenuhan gizi melalui program Pemberian Makan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita adalah upaya Kemenkes untuk menurunkan kasus Balita Sunting. “Angka Balita stunting berhasil diturunkan dari 29,0% di tahun 2015 menjadi 27,5% tahun 2016,” kata Menkes.

Sedangkan bagi balita kurus, pemenuhan gizi yang digalakkan oleh Kementerian Kesehatan adalah dengan mendistribusikan 2.014,1 ton PMT kepada 186.481 balita pada tahun 2015, naik menjadi 5.554,7 ton pada tahun 2016 dan pada semester I tahun 2017 terdistribusi sebesar 2.225,1 ton untuk 206.033 balita diberbagai daerah di Indonesia.

“Selain untuk Balita, kami juga memperhatikan kesehatan bagi sang Ibu yang sedang mengandung. Karena didalam kandungannya ada generasi emas yang akan membagun negeri,” tukas Menkes. Di tahun 2015 PMT Ibu Hamil telah didistribusikan sebanyak 1.706,5 ton untuk 164.954 Ibu hamil, 4.952,2 ton untuk 550.248 Ibu hamil pada tahun 2016 serta 1.424 ton untuk 158.233 Ibu hamil hingga akhir Semester I tahun 2017. (dbs)
Diberdayakan oleh Blogger.