Bupati Chusnunia Miliki Mimpi Lampung Timur Dikenal Basisnya Santri

LAMPUNG TIMUR, katalampung.com -  Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim, memiliki mimpi agar Lampung Timur dapat menjadi kabupaten yang religius, agamis dan kabupaten yang dikenal basisnya santri. Karena telah telalu lama dilabeli sebagai kabupaten yang bercitra negatif.


Bupati Chusnunia  Miliki Mimpi Lampung Timur Dikenal Basisnya Santri


Hal itu disampaikan Nunik sapaan akrab Chusunuia Chalim, saat menerima kujungan peserta Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Kabupaten Lampung Timur diruangnya, Rabu (29/11/2017).

Baca Juga: Gubernur Ridho: Santri Bagian Tak Terpisahkan Dari Perjuangan Indonesia 

Bupati Lampung Timur itu juga turut mendo’akan dan berharap semoga Peserta Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dapat sukses dan lancar selama mengikuti lomba.

Pada even kali ini Kabupaten Lampung Timur mengirim 6  peserta dengan rincian 4 orang putra dan 2 orang putri.  Para peserta akan mengikuti beragam cabang lomba yang diselenggarakan.

Muhammad Sukron, Okta Reza, Luki Setiawan pada Cabang Lomba Debat Bahasa Inggris dan Ilma Nurul Fitriana, Heni Zumrotul Aliya, dan M. Irvan Rouf Aufa pada Cabang Lomba Tarikh dan Tafsir. Mereka merupakan santriwan dan santriwati dari Pondok Pesantren Madinah Jepara dan Riyadlotul Ulum Batanghari. 

Baca Juga: Kaum Sarungan dan Bisul 

“Even MQK Nasional ini dapat pula menjadi barometer bagi Kabupaten Lampung Timur untuk mengukur kualitas dan kemampuan, serta menjadi bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan dan mengasah kemampuan santriwan-santriwati di Kabupaten Lampung Timur pada Tingkat Nasional,” ujar Nunik.

Terpisah, menurut Kabag Humas Sekretariat Kabupaten Lampung Timur, Mujianto, "Kontingen Lampung Timur direncanakan akan berangkat ke Jepara Jawa Tengah tanggal 29 November melalui Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan".

Baca Juga: Pesantren dan Kemiskinan Perdesaan 

"Even MQK (Musabaqah Qira’atil Kutub) Nasional VI Tahun 2017 ini akan diadakan di Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin Balekambang, Jepara, Jawa Tengah, berlangsung mulai dari tanggal 29 November – 7 Desember 2017', tambah mantan Kabag Protokol dan Kabag Perekonomian Setdakab tersebut.

Editor: Guntur Subing
Sumber: Humas Lamtim 
Diberdayakan oleh Blogger.