Genjot Pasar Online, Dinas Koperasi dan UKM Sasar Konsumen Potensial Lokal dan Nasional

KATALAMPUNG.COM - Menghadapi persaingan dan permintaan tinggi pasar akan produk UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Lampung terus berbenah diri dengan menyasar pasar daring. 


Genjot Pasar Online, Dinas Koperasi dan UKM Sasar Konsumen Potensial Lokal dan Nasional
Dr. Agus Nompitu
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung


Salah satunya, dengan cara mengoptimalkan media atau pasar online. Di mana, antara produsen dan pembeli bisa langsung bertemu dan bertransaksi di dunia maya menyesuaikan dengan perkembangan jaman dan teknologi.

Sekertaris Dinas koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu mengatakan, diawal tahun ini program yang paling utama dilakukan yaitu tetap melakukan penguatan terhadap Koperasi dan UMKM untuk mempersiapkan daya saing.

"Yang sedang kami persiapkan sampai dengan saat ini yaitu terkait masalah kelembagaan di bidang Koperasi, mulai bulan Maret setiap perizinan akan ditangani oleh kementerian hukum dan HAM dan tidak lagi ditangani oleh dinas koperasi dan UMKM," jelas Agus Nompitu saat di wawancara oleh katalampung.com di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung,  Kamis (17/01/19).

Dia menjelaskan, peran dari Dinas Koperasi dan UMKM dari sisi kelembagaan tersebut untuk memberikan penyuluhan, penguatan dan pemahaman terhadap kelembagaan koperasi. Selain itu penguatan dari sisi data yang berbasis Koperasi dan UMKM akan dikembangkan online data sistem.

"Sedangkan dari sisi sumber daya manusia (SDM) saat ini kami sedang mempersiapkan pelatihan dengan pokok sasaran pelaku usaha Koperasi dan UMKM. Jadi untuk meningkatkan kompetensi kapasitas dan kegiatan pemasaran peningkatan daya saing koperasi itu kita beri pelatihan kami akan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kemampuan atau kompetensi untuk memberikan pelatihan tersebut sebagai narasumber," jelasnya.

Ia juga menambahkan, untuk sisi permodalan pihaknya juga mempersiapkan untuk fasilitasi pembiayaan, baik melalui perbankan maupun lembaga keuangan.

"Untuk produk-produk hasil UMKM, kita akan mendukung dan bahwa UMKM kita kebanyakan kulinernya dan ada juga perajin-perajin tapis, sulam usus, batik termasuk yang bergerak di UMKM IT."

"Semua kita dukung jadi nanti bisa dalam bentuk pelatihan maupun dari sisi pemasaran baik online maupun ofline," lanjut Agus.

Sementara untuk tahun ini, kata Agus, pihaknya akan melaksanakan program bazar bagi usaha UMKM baik melalui Lampung Fair tahun 2019. Disamping itu juga nanti akan ada galeri dan ada pameran yang ada di daerah maupun di luar daerah.

"Untuk masalah UMKM yang terdaftar di Provinsi Lampung selama ini sekitar 1.570.000 yang terdaftar di berbagai masing-masing kab/kota, tapi kalau menurut hasil survei nasional menurut BPS jumlahnya lebih dari itu," tutupnya.

Reporter: Cholik
Editor: Feri
loading...
Diberdayakan oleh Blogger.