Sinergi Pemprov Lampung dan BPKP Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel dan Berintegritas
Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengukuhkan Agus Setiawan, Ak., M.Acc., sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung. Pengukuhan berlangsung di Gedung Pusiban, Senin (27/10/2025).
Agus Setyawan dilantik
sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung berdasarkan Surat Keputusan
Kepala BPKP RI Nomor KP.01.03/KEP-400/K/SU/2025 tanggal 19 September 2025
tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di
Lingkungan BPKP.
Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan
selamat bertugas kepada Agus Setiawan.
“Atas nama Pemerintah
Provinsi Lampung dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat bertugas
kepada Bapak Agus Setiawan. Semoga amanah ini membawa semangat baru dalam
mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan
berintegritas,” kata Gubernur.
Gubernur menegaskan
pentingnya kolaborasi antara Pemprov Lampung dan BPKP dalam memperkuat
efektivitas program pembangunan dan memastikan setiap rupiah anggaran
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“BPKP adalah mitra strategis
pemerintah. Melalui pengawasan yang profesional, BPKP membantu memastikan
setiap kebijakan berjalan tepat arah, efisien, dan berdampak positif bagi
masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu,
Gubernur juga menyoroti tantangan yang dihadapi daerah, seperti keterbatasan
fiskal, peningkatan kualitas layanan publik, dan pemerataan pembangunan. Ia
berharap BPKP dapat terus mendukung Pemprov Lampung dalam memperkuat sistem
pengendalian intern, manajemen risiko, serta pencegahan penyimpangan sejak
tahap perencanaan.
“Kami ingin pembangunan
Lampung berjalan lebih bersih, cepat, dan akuntabel. Dengan pendampingan BPKP,
kami yakin tata kelola pemerintahan akan semakin baik dan dipercaya
masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.
Gubernur menegaskan, sinergi
dan komunikasi yang baik antara Pemprov Lampung dan BPKP menjadi kunci untuk
meningkatkan kemandirian fiskal daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang
inklusif dan berkelanjutan.
“Mari kita bekerja dengan
hati, semangat kolaborasi, dan tekad yang sama untuk membangun Lampung yang
maju, transparan, dan berintegritas,” tutup Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut,
Kepala BPKP RI dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Deputi Kepala BPKP
Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian, Infrastruktur, dan
Pembangunan Kewilayahan, Aryanto Wibowo, Ak., CGCAE., CHRP., QIA., CIAE.,
menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan dan
kerja sama yang selama ini terjalin baik dengan BPKP.
“Kami mengucapkan terima
kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungannya terhadap pelaksanaan
tugas pengawasan kami. Semoga Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Bapak
Gubernur semakin maju, berkembang, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima
kasih kepada Nani Ulina Kartika Nasution, yang sebelumnya menjabat Kepala
Perwakilan BPKP Provinsi Lampung dan kini dipercaya sebagai Direktur Pengawasan
Badan Usaha Jasa Keuangan dan Manufaktur di Jakarta, atas dedikasi dan
pengabdiannya.
“Kami berharap Kepala
Perwakilan yang baru dapat diterima sebagai mitra strategis dan dapat
mempertahankan, bahkan meningkatkan kerja sama yang telah berjalan baik selama
ini,” tambahnya.
Aryanto menjelaskan bahwa
BPKP sebagai auditor internal pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada
Presiden memiliki peran penting dalam mengawal akuntabilitas keuangan dan
pembangunan nasional.
Ia menyoroti tiga fokus
utama pengawasan, yakni :
1. Mendukung kemandirian
fiskal daerah, termasuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang
menurutnya masih berpotensi meningkat hingga 22 persen.
2. Mendorong efektivitas
belanja daerah agar lebih efisien dan tepat sasaran, terutama di sektor
pendidikan dan kesehatan.
3. Memperkuat sistem
pengendalian intern dan tata kelola pemerintahan untuk mencegah kecurangan
serta mendukung penyelenggaraan pembangunan yang transparan dan akuntabel.
“BPKP siap mendampingi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengendalian internal, memperkuat peran pengawas, serta menerapkan manajemen risiko yang sistematis. Kami berharap kehadiran BPKP dapat terus memberikan nilai tambah strategis bagi pembangunan Lampung,” pungkasnya.(kmf).
