Dies Natalis 60 Tahun, FEB Unila Dorong Peran Alumni Majukan Pendidikan dan Ekonomi Provinsi Lampung
Bandar Lampung – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) merayakan Dies Natalis ke-60 tahun dengan rangkaian acara yang menekankan penguatan sinergi antara akademisi dan alumni.
Puncak perayaan yang
diselenggarakan pada Minggu (30/11/2025) menjadi momentum peluncuran tagline
baru dan penegasan peran alumni sebagai mitra strategis fakultas.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir.
Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.U., ASEAN Eng., dalam sambutannya menegaskan
bahwa Dies Natalis ke-60 FEB Unila merupakan sebuah pencapaian bersejarah.
"Enam puluh tahun
perjalanan FEB Unila merupakan pencapaian bersejarah yang patut kita syukuri
dan kita rayakan bersama. Selama enam dekade, FEB Unila telah menjadi kawah
candradimuka bagi lahirnya generasi-generasi terbaik: para akademisi, birokrat,
pengusaha, maupun pelaku kebijakan, dan profesional di berbagai sektor,"
ujar Rektor.
Rektor Lusmeilia menekankan,
di era pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, alumni adalah mitra
strategis.
"Kami percaya bahwa
alumni adalah mitra strategis yang tidak hanya memberikan dukungan moral,
tetapi juga kontribusi nyata dalam pengembangan kurikulum, peningkatan
kolaborasi industri, pembukaan peluang magang dan kerja, hingga penguatan
reputasi institusi di tingkat nasional dan global," katanya.
Ia berharap semangat
kebersamaan yang tercipta pada pagi hari ini menjadi energi positif untuk
menapaki perjalanan FEB Unila ke masa depan.
Dekan FEB Unila, Prof. Dr.
Nairobi, S.E., M.Si., secara resmi meluncurkan tagline baru fakultas, yaitu
"FEB Growing to the Best."
Prof. Nairobi turut
menyampaikan mandat penting dari Menteri Pendidikan, yaitu harapan agar
Fakultas Ekonomi dan Bisnis dapat menjadi tulang punggung pengembangan
pariwisata yang berkelanjutan.
"Ini semua tentu saja
akan menggerakkan ekonomi kita semua, menggerakkan perekonomian rakyat,
menuntaskan kemiskinan yang diharapkan oleh pemerintah," jelasnya.
Ia juga menyoroti potensi
besar wisatawan domestik yang berkunjung ke Lampung, yang mencapai sekitar 18
juta, dan berharap pengangkatan seni dan ornamen Lampung dalam acara ini dapat
meningkatkan gairah wisata.
Ketua KAFE Unila, Dr.
Edarwan, S.E., M.Si., menyambut baik usia ke-60 FEB Unila yang disebutnya
sebagai usia yang sangat matang, yang harus terus berkembang menjadi growing to
the best.
"Kita sebagai alumni
FEB Unila adalah sebagai mitra strategis yang harus bersinergi, berkolaborasi
dalam rangka memajukan FEB Unila, memajukan Universitas Lampung, dan memajukan
bangsa Indonesia," tegas Edarwan.
Ia mengajak seluruh alumni
untuk meningkatkan solidaritas, loyalitas, dan kontribusi nyata demi memajukan
fakultas.
Ketua Pelaksana Kegiatan,
Chara Pratamj Tidespania Tubarad, S.E., M.Acc,. Ph.D., Ak., CIBP., CA, dalam
laporannya mengatakan bahwa rangkaian Dies Natalis ke-60 FEB Unila telah
dilaksanakan secara komprehensif, melibatkan seluruh elemen civitas akademika
dan alumni, dengan rangkaian kegiatan :
1. 24 November: Dilaksanakan
Rapat Senat Luar Biasa yang dihadiri oleh Rektor dan Senat Fakultas serta para
dosen. Acara dirangkai dengan Sosialisasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan
Bank Indonesia.
2. 26 November:
Diselenggarakan Kuliah Umum dengan pembicara Dr. Dany Amrul Ichdan, Wakil
Direktur MIND ID sekaligus Alumni FEB Angkatan 94, yang membahas topik
Transformasi Industri Pertambangan.
3. 30 November (Puncak
Acara): Puncak Dies Natalis dirayakan dengan Senam Bersama dan Tembang Kenangan
Temu Alumni. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 500 kupon peserta/alumni yang
hadir.
Puncak acara pada 30
November diwarnai dengan berbagai kegiatan, antara lain Senam, Donor Darah,
pembagian ratusan doorprize, serta sesi Tembang Kenangan antar angkatan, yang
menyajikan lagu-lagu angkatan masing-masing dan membuat semua angkatan berbaur.
Sebagai bentuk kepedulian,
melalui KAFE Unila, juga diberikan Bantuan Penyusunan Skripsi kepada dua orang
mahasiswa akhir FEB, yaitu Mahdiyyan Fadillah dan Anita, yang diserahkan
langsung oleh Sekretaris KAFE, Ganjar Jationo.
Tercatat, alumni yang hadir di puncak acara ini mewakili 28 angkatan, dimulai dari angkatan 1978. (kmf).
