Purnama Wulan Sari Mirza Nahkodai YJI Lampung Periode 2025–2030
Bandar Lampung --- Purnama Wulan Sari Mirza dilantik menjadi Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2030, di Balai Keratun Lt III, Komplek Kantor Gubernur, Rabu (26/11/2025).
Pelantikan Pengurus YJI
Cabang Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2030 ditandai dengan penyematan pin YJI
dan penyerahan bendera pataka oleh Ketua Umum YJI, Annisa Pohan Yudhoyono, yang
hadir secara virtual dan diwakili secara luring oleh Bendahara Umum YJI, Osco
Olfriady Letunggamu.
Selanjutnya, Ketua YJI
Lampung periode 2025-2030 Purnama Wulan Sari Mirza juga mengukuhkan 14 pengurus
YJI cabang kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Ketua Umum YJI, Annisa Pohan
Yudhoyono yang hadir live virtual melalui Zoom
menyampaikan bahwa pelantikan ini juga menandai momentum refleksi 44
tahun perjalanan YJI yang diperingati pada 9 November 2025.
Ia menyoroti data Survei
Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang menunjukkan bahwa penyakit jantung kini
banyak menyerang usia 25–34 tahun dan bahkan 15–24 tahun.
"Menjawab kondisi ini,
filosofi 'Don’t Miss a Beat' yang menjadi tagline kami dalam peringatan 44
tahun YJI memiliki arti yang mendalam: makna ganda yang menginspirasi kita
untuk memelihara setiap detak jantung yang sehat melalui langkah-langkah
pencegahan dan senantiasa adaptif serta progresif dalam menjawab tantangan
kesehatan jantung kekinian," ucapnya.
YJI Pusat menilai YJI
Lampung memiliki posisi strategis dalam memperluas jangkauan edukasi ke wilayah
pesisir, pedesaan, hingga dataran tinggi. Kepengurusan baru diharapkan mampu
menghadirkan terobosan dan pendekatan yang sesuai karakter sosial masyarakat
Lampung.
"Kami menitipkan
harapan besar. Kami mohon untuk gaungkan edukasi panca usaha jantung sehat
secara kreatif dan berkesinambungan di seluruh komunitas," pesannya.
Sementara itu, Wakil
Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa pelantikan ini tidak sekadar
seremoni, tetapi menjadi tanggung jawab moral bagi para pengurus.
"Para pengurus hari ini
dilantik dengan membawa amanah besar. Tanggung jawab Bapak-Ibu bukan hanya
organisasi, tetapi juga masa depan kesehatan jantung masyarakat Lampung,"
ucapnya.
Sementara itu, Ketua YJI
Provinsi Lampung periode 2025–2030, Purnama Wulan Sari Mirza, mengungkapkan
rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen menjalankan amanah
dengan sungguh-sungguh.
"Kami menerima amanah
ini dengan syukur yang dalam. Saya mengajak seluruh pengurus bekerja dengan
ikhlas, bersungguh-sungguh, serta memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan
seluruh pihak," ucapnya.
Purnama Wulan juga
menegaskan bahwa YJI Lampung akan menjalankan misi kemanusiaan dan kesehatan
secara simultan. Peningkatan kasus penyakit jantung di usia produktif menjadi
peringatan bahwa edukasi gaya hidup sehat harus diperluas, terutama di sekolah.
Salah satu fokus utama ialah kampanye 'Keren Tanpa Rokok' untuk menekan
penggunaan rokok dan vape pada remaja.
Ia menjelaskan bahwa YJI
Lampung telah menyiapkan program kerja terukur yang berorientasi hasil, yaitu :
1. Pembentukan Kelompok
Jantung Sehat (KJS) hingga tingkat desa.
2. Pengembangan Kelompok
Jantung Sehat Remaja (KJR) di sekolah.
3. Penyelenggaraan Lomba
Senam Jantung Sehat berjenjang.
4. Kampanye Anti Rokok dan
Anti Vape bagi remaja.
5. Pelatihan Pelatih Senam
Jantung Sehat se-Lampung.
6. Pelatihan Bantuan Hidup
Dasar (BHD) bagi masyarakat umum.
Edukasi pertolongan pertama
pada henti jantung juga akan menjadi salah satu agenda prioritas guna
meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
"Serangan jantung bisa
datang kapan saja, justru orang-orang terdekat itu yang memang masyarakat awam
yang memang harus ada edukasinya juga," tegasnya.
Diakhir, Purnama Wulan
menegaskan pentingnya kolaborasi dan dukungan semua pihak agar YJI Lampung
dapat menjalankan tugas secara berkelanjutan.
"Mari kita buktikan
bersama bahwa YJI Lampung hadir sebagai agen perubahan untuk jantung yang lebih
sehat di Bumi Ruwa Jurai," pungkasnya.
Di kesempatan yang sama dilakukan penyerahan penghargaan kepada peraih juara 3 Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) ke-8 di Nusa Tenggara Barat oleh Ketua YJI Provinsi Lampung. (kmf).
