Lampung Raih Apresiasi Nasional atas Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025
Bandar Lampung --- Pemerintah Provinsi Lampung menerima apresiasi atas keberhasilan dalam penyusunan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) berkualitas di tingkat kabupaten/kota tahun 2025 dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.
Apresiasi diserahkan oleh
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, kepada Pemerintah
Provinsi Lampung yang diwakili oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan
Sari, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana
Provinsi Lampung Tahun 2026 di Hotel Radisson, Selasa (28/04/2026).
Gubernur Lampung dalam
sambutan tertulis yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung,
Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa pembangunan keluarga perlu terus diperkuat
melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, pendidikan
keluarga, kualitas pengasuhan, serta pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.
Menurutnya, Keberhasilan
pembangunan keluarga tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang, tetapi
juga oleh komitmen seluruh pihak dalam pelaksanaannya secara bersama-sama.
"Keberhasilan
pembangunan keluarga ditentukan oleh komitmen bersama antara pemerintah,
swasta, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan masyarakat," ujarnya.
Mengusung tema 'Transformasi
Kemendukbangga/BKKBN untuk Mewujudkan Lampung Maju dan Mendukung Program
Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045',
Gubernur memandang bahwa tema ini sejalan dengan arah pembangunan
nasional yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas
utama.
Dalam perspektif
kependudukan, Provinsi Lampung diproyeksikan akan mencapai puncak bonus
demografi pada tahun 2035, yang menjadi peluang strategis untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi apabila didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas.
Berdasarkan data Badan Pusat
Statistik, tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung pada September 2025 tercatat
sebesar 9,66 persen, menurun dari 10,62 persen pada tahun 2024. Sementara itu,
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung pada tahun 2025 mencapai 73,98,
meningkat dari 73,13 pada tahun sebelumnya.
Gubernur juga memberikan
tiga arahan strategis, yakni penguatan integrasi program pembangunan keluarga
dalam perencanaan daerah, peningkatan sinergi lintas sektor hingga tingkat
desa, serta penguatan pengelolaan data keluarga yang didukung sistem monitoring
dan evaluasi berkelanjutan.
Sementara itu, Menteri
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang diwakili oleh Plt.
Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Wahyuniati, menyampaikan
apresiasi atas capaian Provinsi Lampung dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana.
Ia menilai berbagai progres
yang telah dicapai, khususnya dalam pendataan keluarga dan pelaksanaan program
hingga tingkat desa, menjadi modal penting dalam mendukung agenda pembangunan
nasional.
Selain Pemerintah Provinsi
Lampung, apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji dan
Kabupaten Lampung Timur atas keberhasilan penyusunan dokumen PJPK berkualitas.
Pada kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dengan OPD KB kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, serta penandatanganan perjanjian kerja sama Program Bangga Kencana dan Gerakan Indonesia Asri dalam upaya menciptakan lingkungan kerja dan publik yang berkelanjutan. (kmf)
