Pemprov Lampung Tekankan Peran Strategis Lulusan Tarbiyah di Era Perubahan
Tulang Bawang – Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang atas Wisuda Perdana Program Sarjana (S1) Tahun 2026 yang digelar di Aula STIT Darul Ishlah, Senin (27/4/2026).
Gubernur Lampung yang diwakili
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar
Jationo, menyampaikan salam hormat dari Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung
kepada seluruh civitas akademika, wisudawan, serta keluarga besar STIT Darul
Ishlah.
“Atas nama Pemerintah
Provinsi Lampung, kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan
wisudawati. Hari ini adalah momen yang sangat bermakna, bukan hanya bagi para
lulusan, tetapi juga bagi orang tua dan keluarga yang telah mendampingi dengan
doa, perjuangan, serta pengorbanan tanpa henti,” ujarnya.
Menurutnya, wisuda bukanlah
akhir dari perjalanan, melainkan titik awal memasuki ruang pengabdian yang
lebih luas di tengah masyarakat. Gelar sarjana yang diraih hari ini, kata dia,
membawa tanggung jawab besar untuk memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat,
bangsa, dan negara.
Gubernur menegaskan, lulusan
ilmu tarbiyah memiliki posisi strategis sebagai calon pendidik, pembina umat,
sekaligus penjaga nilai moral di tengah derasnya arus perubahan zaman.
“Jadilah bagian dari solusi,
bukan bagian dari persoalan. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi
proses membentuk karakter, menanamkan akhlak, dan menyiapkan generasi yang
berdaya saing serta berkepribadian kuat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti besarnya
potensi bonus demografi di Provinsi Lampung, di mana sekitar 69 persen penduduk
berada pada usia produktif. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang besar yang
harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,
pendidikan, dan keterampilan kerja.
“Lampung memiliki modal
besar. Jika generasi mudanya dibekali ilmu, akhlak, dan kompetensi, maka daerah
ini akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,”
lanjutnya.
Dalam kesempatan itu,
Gubernur memberikan apresiasi kepada para dosen, pengelola kampus, dan Yayasan
Pondok Pesantren Darul Ishlah yang dinilai berhasil menjaga semangat pendidikan
di tengah tantangan, termasuk saat masa pandemi Covid-19.
Ia berharap STIT Darul
Ishlah terus berkembang, meningkatkan mutu akademik, memperluas program studi,
hingga membuka jenjang pendidikan magister (S2) di masa mendatang.
“Perguruan tinggi ini
memiliki potensi besar untuk terus tumbuh. Kami berharap para alumni ikut
berkontribusi melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian masyarakat agar
kualitas kampus semakin meningkat,” katanya.
Sementara itu, Ketua STIT
Darul Ishlah, Dr. Tohir Muntoha, S.Pd., M.Pd.I, menyampaikan bahwa wisuda
perdana ini menjadi bukti ketangguhan, kerja keras, serta doa yang terjawab
bagi keluarga besar kampus.
“Kalian bukan sekadar angka
dalam data lulusan, tetapi duta-duta perubahan yang akan terjun langsung di
tengah masyarakat. Gelar sarjana adalah tiket untuk mulai berkarya, namun
karakter dan kegigihanlah yang akan menentukan sejauh mana kalian melangkah,”
ujarnya.
Sementara itu Ketua Yayasan
Pondok Pesantren Darul Ishlah sekaligus Rois Syuriah PWNU Lampung, KH Shodiqul
Amin, menegaskan bahwa pesantren saat ini menjadi kekuatan besar dalam
pembangunan bangsa, termasuk dalam bidang pendidikan tinggi.
Ia berharap STIT Darul
Ishlah terus berkembang dari jenjang S1 menuju S2 hingga S3, sehingga semakin
banyak masyarakat yang merasakan manfaat pendidikan berbasis pesantren.
Wisuda perdana tersebut menjadi tonggak sejarah penting bagi STIT Darul Ishlah Tulang Bawang dalam mencetak generasi unggul, religius, dan siap membangun Lampung. (kmf)
