Dukung Program Nasional, Pemprov Lampung Optimalkan Aset Daerah Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih

KATALAMPUNG.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat pengoptimalan pemanfaatan aset milik daerah guna mendukung penyediaan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah strategis ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri peresmian operasionalisasi 1.061 unit KDKMP secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dari kawasan Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (16/05/2026).

Dukung Program Nasional, Pemprov Lampung Optimalkan Aset Daerah Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih


Sekretaris Daerah menegaskan bahwa sesuai arahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pemprov Lampung berkolaborasi erat dengan jajaran TNI untuk menginventarisasi lahan daerah yang belum termanfaatkan secara optimal. Aset-aset tersebut kini dialokasikan sebagai lokasi pembangunan gerai koperasi demi memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.

Capaian Pembangunan KDKMP Terbanyak di Luar Pulau Jawa

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, wilayah ini telah mendirikan sebanyak 345 unit KDKMP, yang mencatatkan angka terbanyak untuk kawasan di luar Pulau Jawa. Kehadiran koperasi tersebut diproyeksikan mengembangkan berbagai unit usaha strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari penyediaan bahan pangan beras dan jagung, layanan apotek, distribusi LPG, hingga pembayaran tagihan listrik.

Dukungan aktif Pemprov Lampung dalam penyediaan lahan milik pemerintah terbukti menjadi kunci percepatan pembangunan fisik di lapangan. Kodam XXI/Radin Inten mengonfirmasi telah menyelesaikan pembangunan ratusan titik KDKMP di wilayah Lampung dan Bengkulu, di mana target penyelesaian pembangunan secara keseluruhan diharapkan rampung 100 persen pada awal Juni mendatang guna mendorong pemerataan daya beli masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa

Pemanfaatan aset daerah secara produktif ini menjadi cerminan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan kementerian terkait dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah. Penyediaan sarana ekonomi yang merata hingga ke pelosok pemukiman diharapkan mampu memangkas rantai pasok distribusi pangan nasional.

Melalui integrasi program ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM berbasis koperasi, Pemprov Lampung optimis bahwa operasionalisasi KDKMP akan menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan bagi seluruh warga Bumi Ruwa Jurai.(KMF)

Diberdayakan oleh Blogger.