Lampung Tuan Rumah Olimpiade Ahmad Dahlan (OlimpicAD) Perguruan Muhammadiyah Ke-V

BANDARLAMPUNG, katalampung.com - Provinsi Lampung terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade Ahmad Dahlan (OlimpicAD) Perguruan Muhammadiyah V dan Gebyar hari ulang tahun ke-46 Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS). OlimpicAD diikuti sekitar 5.000 peserta yang terdiri siswa dan guru Muhammadiyah seluruh Indonesia.

Lampung Tuan Rumah Olimpiade Ahmad Dahlan (OlimpicAD) Perguruan Muhammadiyah Ke-V
Ilustrasi, sumber foto: publicdiplomacypressandblogreview.blogspot.com

"Kegiatan nasional ini merupakan kesempatan mempromosikan Provinsi Lampung. Kita harus siap menjadi tuan rumah yang baik. Kenalkan budaya dan pariwisata kepada para peserta," kata Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, bersama panita HUT BMPS dan OlimpicAD, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Selasa (17/10/2017).

Tahun ini OlympicAD bertema 'Berkemajuan, sinergi, dan berprestasi'. Menurut Wakil Ketua Panitia OlimpicAD, Undang Rosidin, even ini berlangsung 26-29 Oktober 2017 di GOR Saburai dan Gedung LPMP Provinsi Lampung. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy dijadwalkann hadir.

Sejumlah lomba bakal digelar yakni olimpiade mata pelajaran, kreativitas siswa, olimpiade guru dan kepala sekolah. Kemudian, olimpiade sekolah, olimpiade Quran, dan turnamen Tapak Suci tingkat SD hingga SMA, guru, baik perorangan maupun grup. Selain itu, digelar pawai ta’aruf berpakaian adat daerah, pameran pendidikan, dan pertemuan Majelis Dikdasmen seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan ini juga diisi HUT BMPS ke-46 di Gedung LPMP Provinsi Lampung 7-8 November 2017. Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo direncanakan menerima penghargaan dari BMPS Pusat atas kepeduliannya terhadap perguruan swasta. BMPS merupakan wadah koordinasi perguruan swasta yang berperan startegis meningkatkan keswastaan dan mutu partisipasi perguruan swasta guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Menurut Ketua Panitia BMPS, M. Badrun, BMPS juga menyelenggarakan kegiatan seminar nasional bertema 'Penguatan pendidikan karakter dan budaya bangsa di sekolah/madrasah'. "Seminar diharapkan ini dapat mereformasi sikap peserta didik dalam membangun peradaban bangsa," kata Badrun.(**)
Diberdayakan oleh Blogger.