Direktur Rakata Institute Penuhi Panggilan Bawaslu Lampung

BANDARLAMPUNG, KATALAMPUNG.COM - Direktur Rakata Institute, Eko Kuswanto memenuhi pemanggilan Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung pukul 16.45 WIB, Jumat (20/4).


Direktur Rakata Institute Penuhi Panggilan Bawaslu Lampung


Pada kesempatan itu Eko mengenakan baju batik bermotif dengan celana dasar hitam. Dosen UIN Lampung ini datang bersama dua orang rekan mengendarai kendaraan Honda Mobilio.

Dalam sesi wawancara, Direktur Eksekutif Rakata Institute, Eko Kuswanto enggan berkomentar banyak usai memenuhi  pemanggilan dari Bawaslu terkait menindaklanjuti laporan dari Japri. 

Sebab, Eko yang diketahui sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat dalam politik dengan mengeluarkan hasil survei yang diindikasi menguntungkan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada pilgub 27 Juni 2018.

"Sudah saya jawab semua tadi didalam ruangan tadi," kata Eko, Jumat,(20/4).

Bahkan, saat media mencecar beberapa pertanyaan, seperti terkait sanksi ASN yang akan diterima Eko menyampaikan bahwa pihaknya menunggu keputusan dari Bawaslu Lampung.

"Kamu jangan komen panjang-panjang lah," ucapnya.

Terkait sumber dana Rakata Institute dalam melakukan survei, Eko juga masih pelit bicara."Saya sudah jelaskan di dalam," ujarnya.

Baca Juga: Bawaslu Lampung Cecar Direktur Rakata 20 Pertanyaan

Dilain sisi, Eko meyakini bahwa Rakata Institute akan mengikuti Quick Count atau hitung cepat saat pilgub 27 Juni 2018 lalu.

"Kenapa tidak," jelasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Lampung, Ade Asyari menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi atas kesediaan Direktur Rakata Institute, Eko Kuswanto menghadiri undangan klarifikasi.(TM/FS)
Diberdayakan oleh Blogger.