Peletakan Batu Pertama Masjid Raya Al Jabbar Bandung, Masjid Unik Di Atas Danau

KATALAMPUNG.COM –Jum’at, 25 Mei 2018, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Gede Bage, Kota Bandung. Rencananya, pada 2019 Masjid Al Jabbar ini sudah bisa digunakan oleh 93.000 jemaah.




Melalui rilis yang diterima katalampung.com, Minggu, 27 Mei 2018 dijelaskan, Masjid ini akan menjadi salah satu masjid unik di Jawa Barat karena berada di atas danau retensi.

Nantinya, masjid ini tidak hanya sebagai tempat ibadah tapi juga menjadi tempat edukasi karena di dalamnya akan dibangun museum sejarah nabi dan sejarah perkembangan Islam di Indonesia dan Jawa Barat.

Dibangun di atas lahan seluas 21 hektar. Dari luas tersebut, 10 hektare lahan diantaranya memiliki kedalaman 3 meter sebagai  danau penampung air yang telah disetujui BBWS dan pemerintah pusat. Sisanya, seluas 11 hektare untuk masjid dan segala kelengkapannya.

Ukuran masjidnya 99x99, yang menyimbolkan jumlah Asmaul Husna. Akan ada empat menara yang dibangun, tiga diantaranya bertinggi 33 meter. Angka 33 menggambarkan rangkaian wirid tasbih 33, hamdalah 33, dan takbir 33. Jadi 33 dikali 3 menara itu 99. Itu jumlah asmaul husna.

Dalam sebuah hadits, “Barangsiapa yang membangun masjid di dunia, maka akan dibangunkan semisalnya di akhirat,” ( HR. Bukhari Muslim)

Semoga semua pihak yang turut dalam pembangunan Masjid Al Jabbar ini, mulai yang memberi ide, yang menganggarkan, yang menjadi kontraktor, yang menyediakan pasir, serta siapapun yang terlibat, masuk kategori membangun masjid, sehingga dibangunkan oleh Allah SWT sebuah rumah di surga kelak, aamiin.(rls)
loading...
Diberdayakan oleh Blogger.