Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pemprov Lampung Minta GAPEMBI Utamakan Standar Pangan Sehat

KATALAMPUNG.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) untuk menjadi garda terdepan dalam penyediaan pangan yang aman, sehat, dan akuntabel. Langkah ini krusial guna mengawal kesuksesan pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan generasi emas Indonesia.

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pemprov Lampung Minta GAPEMBI Utamakan Standar Pangan Sehat


Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menjadi narasumber utama dalam talkshow bertajuk "SPPG Profesional Untuk Indonesia Emas 2045" yang digelar di Bandar Lampung, Selasa (19/05/2026). Dalam kesempatan itu, Pemprov Lampung mengingatkan pentingnya komitmen moral para mitra pengelola anggaran negara agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal serta dipertanggungjawabkan secara mutlak kepada publik.

Intervensi Kedaruratan Gizi dan Dampak Ekonomi Berantai

Melalui perspektif kesehatan, program MBG dinilai sebagai langkah intervensi strategis untuk mengurai permasalahan kedaruratan gizi nasional, seperti stunting, obesitas, dan defisiensi zat besi pada anak-anak. Di Provinsi Lampung sendiri, pelaksanaan program ini telah menjangkau sekitar 2,7 juta penerima manfaat lokal. Selain meningkatkan kualitas gizi siswa, program ini menciptakan dampak ekonomi berantai yang masif dengan menggerakkan rantai pasok lokal yang melibatkan petani, BUMDes, hingga pengusaha jasa boga daerah.

Meski mencatatkan capaian positif, Pemprov Lampung memberikan penekanan kritis terhadap pentingnya standardisasi mutu dan higienitas sanitasi. Mengingat sebagian besar unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melayani pemesanan skala besar di atas 750 porsi per hari, pengelola diwajibkan mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai regulasi kementerian kesehatan. Langkah pengawasan ketat melalui audit gizi dan pemeriksaan kandungan bakteri rutin wajib diterapkan guna mencegah risiko keracunan pangan di iklim tropis.

Komitmen GAPEMBI Mewujudkan Ekosistem Pangan Aman

Merespons arahan tersebut, DPD GAPEMBI Provinsi Lampung yang baru dilantik diharapkan segera mengolektifkan anggotanya untuk menyelesaikan standardisasi administrasi dan teknis operasional. Pengawasan berkala terhadap para penjamah makanan serta sertifikasi kompetensi menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas menu makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Melalui penyelarasan tata kelola pangan yang aman, halal, dan higienis, Pemprov Lampung optimis sinergi bersama GAPEMBI dapat mempercepat penurunan angka stunting daerah secara signifikan. Sinergi ini sekaligus menjadi fondasi kokoh dalam membangun sumber daya manusia berkualitas tinggi yang siap bersaing di kancah global.(KMF)

Diberdayakan oleh Blogger.