Peringatan Hardiknas 2026, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung

KATALAMPUNG.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan pentingnya pelestarian adat dan budaya lokal sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Karakter masyarakat yang kuat dan menghargai nilai tradisi dinilai menjadi kunci utama kemajuan daerah di masa depan.

Peringatan Hardiknas 2026, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung


Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema “Cawo Bubalah Lampung” di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh organisasi Mighrul Lappung Bersatu sebagai implementasi nyata dari Instruksi Gubernur Lampung Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kamis Beradat.

Inovasi Lomba "Cawo Bubalah Lampung" Demi Kelestarian Budaya

Terinspirasi dari semangat kebangkitan nasional Boedi Oetomo dan perjuangan emansipasi R.A. Kartini, Mighrul Lappung Bersatu menggelar Lomba Cawo Bubalah Lampung. Ajang ini difokuskan untuk membidik generasi muda agar aktif menjaga bahasa, budaya, serta identitas asli Bumi Ruwa Jurai.

Perlombaan perdana ini diikuti oleh 33 peserta yang terbagi ke dalam dua kategori dengan menggunakan Dialek O dan Dialek A. Selain kompetisi, Mighrul Lappung Bersatu bekerja sama dengan Universitas Lampung juga telah menjalankan program kursus bahasa Lampung selama 5 minggu guna memotivasi penutur aktif di masyarakat.

Daftar Pemenang Lomba Cawo Bubalah Lampung 2026

Gubernur Lampung mengapresiasi tinggi konsistensi Mighrul Lappung Bersatu sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan kebudayaan daerah. Berdasarkan keputusan dewan juri, berikut adalah para pemenang lomba:

Kategori DPP Mighrul Lappung Bersatu:

Juara 1: DPP Bidang Seni dan Olahraga

Juara 2: DPP Kota Metro

Juara 3: DPP Bidang Pendidikan

Kategori Umum:

Juara 1:Tim Inti (Kota Bandar Lampung)

Juara 2: Anisa, dkk (Kota Bandar Lampung)

Juara 3: Mutia, dkk (Kabupaten Way Kanan)

Juara Favorit: Tim Nyenyok (Kabupaten Way Kanan)

Karya Motivasi Terbaik (Penghargaan Khusus): Jejamo Production (Kota Bandar Lampung)

Melalui kolaborasi berkelanjutan bersama jajaran OPD terkait, ajang kreatif ini ditargetkan menjadi agenda tahunan yang dikemas lebih inovatif demi menarik minat generasi muda dalam melestarikan bahasa Lampung.(KMF)

Diberdayakan oleh Blogger.