Polsek Sekampung Amankan Tersangka Penganiayaan Berat (Anirat) di Bogor

KATALAMPUNG.COM - Tekab 308 Polsek Sekampung berhasil meringkus AS (25), Sabtu (10/03/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Ditangkapnya AS karena tersandung tindak pidana penganiayaan berat (anirat). 


Polsek Sekampung Amankan Tersangka Penganiayaan Berat (Anirat) di Bogor


Polisi mengendus dan berhasil meringkus AS di tempat persembunyiannya di Rawahingkik, Kecamatan Cileungsi, Kota Bogor, Jawa Barat.

Saat penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekampung AKP Adi Yulizar, tersangka melakukan perlawanan sehingga dilakukan pelumpuhan dengan beladiri Polri.

"Tersangka kami ringkus dalam waktu 6 hari kerja, setelah tindak pidana anirat yang dilakukannya terhadap korban SP (30)," ujar AKP Adi Yulizar mendampingi Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto.

Kasusnya sendiri, kata AKP Adi, bermula ketika korban bersama anak dan istrinya datang ke rumah saksi PS (50) untuk menceritakan kejadian pencurian di gudang pupuk milik saksi, yang dilakukan oleh tersangka.

Saat korban menceritakan kejadian tersebut, imbuhnya, tiba-tiba tersangka datang dengan mengendarai mobil pick up Daihatsu Grand Max warna hitam, dengan nomor polisi BE-9917-NK.

"Tersangka turun dari mobil dengan membawa sebilah golok dan langsung berlari ke arah korban, kemudian menebaskan goloknya ke badan korban sebanyak 3 kali," ungkap AKP Adi.

Bacokan tersebut mengenai bahu kanan, punggung serta tangan kanan korban. Melihat hal itu, saksi PS dibantu HA berupaya melerai. Tersangka lantas membuang goloknya ke semak-semak dan selanjutnya melarikan diri dengan mengendarai mobilnya.

Atas kejadian tersebut, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Korban pun membuat laporan ke Polsek Sekampung yang langsung ditindaklanjuti kepolisian dengan melakukan penyelidikan.

"Saat ini, tersangka dan barang bukti berupa sebilah golok yang dipakainya untuk menganiaya korban, diamankan di Mapolsek Sekampung untuk proses hukum lebih lanjut," tutupnya.

Dilaporkan oleh: Jhoni Saputra
loading...
Diberdayakan oleh Blogger.